13 November 2012

Tragis, Ayah Menarik Becak Sambil Menggendong Bayinya

(Sungguh saya menangis ketika lihat foto yang menyertai catatan ini)...
Ini adalah potret naluriah orang tua terhadap anaknya. Menembus batas agama, ras dan suku bahkan makhluk-makhluk Tuhan lainnya tentu secara alami menyayangi anaknya.
Baru-baru ini sebagaimana yang saya baca di dailymail.co.uk seorang bapak dari India terpaksa bekerja mengayuh becak sambil momong putrinya.
Ayah baik ini bernama Bablu Jatav, 38 tahun. Dia melakukan ini setelah istrinya, Shanti meninggal dunia saat melahirkan putri semata wayangnya itu.
Tapi tragis, setelah kematian istrinya, tidak ada seorangpun yang mau merawat putrinya.
Baru-baru ini diketahui jika putrinya, Damini dilarikan ke rumah sakit di kota Jaipur setelah dia menjadi sakit parah. Dia berada di ruang perawatan intensif setelah dirawat dengan septikemia, anemia dan dehidrasi berat. Untungnya bayi perempuan yang baru lahir sekarang membaik dan dikatakan dalam kondisi stabil.
Ini adalah perjuangan hebat seorang ayah demi putri tercintanya. Padahal dulu dia dan istrinya menunggu kehadiran bayi lebih dari 15 tahun semenjak pernikahan.
Setelah datangnya jabang bayi, Bablu Jatav begitu bahagia menyambutnya. Tapi kebahagiaan keluarga ini menjadi pupus dan sedih setelah kematian ibu Damini.
Pemerintah India saat ini memberikan bantuan setelah mendengar atas penderitaan seorang Ayah yang baik hati.
*** Ayah.. Meski sentuhmu tak selembut Ibu, namun langkah jiwamu tertuju pada satu jiwa,ialah senyum jiwaku. Ayah.. Gerak nafasmu takkan terhenti, sebelum setitik cahaya engkau hadirkan / kemilaukan mimpi anakmu. Tanpamu takkan ada aku dan sejuta senyumku.
Aku selalu berdoa ''Semoga ALLAH selalu memberi yang terbaik untukmu Ayah'' Untuk setiap detak yang terjadi dalam nadi dan jantungku, hatiku berkata "Terima Kasih Ayah"
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...