6 September 2014

Bayi Bayi Luar Biasa Kuat Di Dunia






Lahirnya seorang bayi di dalam sebuah keluarga tentu suatu anugrah tercantik yg diberikan Allah swt utk hambanya.Karunia yg patut disyukuri dan dijaga dgn sebaik mungkin.Namun di dunia ini tak semua pasangan suami istri bisa mendapatkan anugrah tersebut dengan tangis bahagia.Tak jarang calon ayah bunda ini harus menerima kenyataan terpahit dgn lahirnya bayi mungil mereka yg tidak wajar.Allah sangat maha pengasih.. tentu dibalik kekurangan yg diterima ada suatu hal yg kadang tidak disadari oleh kita. Berikut adalah bayi bayi luar biasa yg sangat bersahaja di awal kelahiran mereka yg penuh pengorbanan dan tetesan air mata orang tua mereka.

Ada si mungil Madeline ..
Madeline, bayi terkecil di dunia itu ketika dilahirkan melalui operasi cesar pada usia 7 bulan kurang 1 minggu (27 minggu). Berat Madeline hanya 0,3 kilogram, dengan panjang 25,4 centimeter, jauh lebih kecil dari bayi manapun di dunia ini yang berhasil bertahan hidup. Dengan ukuran sekecil ini, Madeline bisa dengan mudah diletakkan di telapak tangan perawat yang menanganinya.

  

Tanpa terasa, minggu depan, Madeline yang lahir Juni 1989 sudah masuk sekolah lanjutan. Tak hanya itu, ia menjadi siswa kehormatan yang mahir bermain violin dan rollerblade. “Kemampuannya bertahan hidup tidaklah mengejutkan, yang mengundang decak kagum adalah perkembangannya,” kata Dr. Jonathan Muraskas dari Loyola University Hospital, Maywood, Illionis, yang merawat Madeline sejak lahir.
Belum jelas benar faktor apa yang membuat Madeline mampu bertahan. Namun, bayi prematur perempuan rata-rata berjuang lebih gigih ketimbang bayi prematur laki-laki. Secara umum, bayi lahir prematur biasanya banyak mengalami hambatan dalam pertumbuhannya. Mereka menderita kebutaan atau gangguan mental. Madeline tak mengalami hambatan cukup besar. Ia menderita asma, dan tubuhnya sangat kecil dibandingkan anak-anak seusianya. Saat ini, beratnya hanya 30,5 kilogram, dengan tinggi 120 cm.
Setelah berusia 15 tahun, Ibu Madeline hamil melalui inseminasi buatan. Ketika itu usianya 36 tahun dan ia menderita pre-eklamsia. Eklamsia adalah penyakit yang muncul dalam kehamilan. Tanda-tandanya hanya diketahui dengan pemeriksaan fisik dan laboratorium, seperti naiknya tekanan darah, penimbunan cairan dalam jaringan tubuh sehingga timbul pembengkakan di kaki, protein pada air kemih, dan kejang-kejang. Bedanya pada pre-eklamsia kejang belum muncul. Kondisi tersebut tentu saja membahayakan janin yang dikandung ibu Madeline, sehingga dokter memutuskan melakukan operasi Cesar 13 minggu sebelum waktu kelahiran. “Aku ingat, mendengar suara haluuus sekali, seperti suara anak kucing,” kata Robyn Leslie, sang ibu. “Kemudian aku tersadar, itu suara tangisan Madeline,” lanjutnya.

Bertahun-tahun kemudian, bayi perempuan itu tumbuh normal dan tak pernah dirawat di rumah sakit sampai usai 4 tahun ketika Madeline menderita pneumonia. Akibatnya, ia harus menunda masuk Taman Kanak-Kanak hingga setahun kemudian. Madeline yang sekarang tinggal di Chicago, minggu lalu kembali lagi ke Loyola Hospital merayakan ulangtahunnya ke 15. Ia bertemu para perawat dan dokter yang dulu merawatnya. Gadis kecil berambut pirang itu tersenyum berseri-seri memamerkan sederet giginya yang dipasangi kawat.
Sama seperti remaja lainnya, ia suka mendengarkan musik, chatting dengan teman-temannya melalui internet, pergi berkemah, naik kuda, bahkan banyak terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. “Madeline berhasil mengatasi semua kendala yang dihadapinya,” kata Leslie. “Ia bahkan ingin menuliskan kisah hidupnya.”Lantas bagaimana akhir kisah si bayi ajaib ini? “Kelak, dia ingin jadi ahli jiwa,” kata sang ibu.
Medeline tumbuh dewasa


 Selain madeline yg akhirnya tumbuh  sehat dan bisa berkembang secara normal,adapula bayi mungil asal Hanover Jerman.  Mueller Kimberly begitulah ia diberi nama oleh kedua orangtuanya. Dia lahir prematur, sangat prematur, baru berusia 15 minggu dalam kandungan dan beratnya hanya 298 gram (10,5 ounce) dengan panjang hanya 26,7 cm (10,5 inchi). Bayi ini adalah bayi yang sangat kecil dan terkecil di Jerman yang selamat dalam menjalani masa sulitnya menempuh kehidupan normal di luar rahim.

Kisah ini seperti sebuah keajaiban, janin yang hanya seberat 298 gram setara dengan satu kotak susu bubuk ukuran sedang berhasil berjuang hidup untuk menjelajah di dunia ini. Kimberly yang dilahirkan dari pasangan Petra dan Andreas menjalani perawatan yang sangat intensif di University Clinic Goettingen Jerman. Dia ditempatkan di sebuah inkubator dan dipasangi peralatan lengkap untuk mendukung kehidupannya, mulai dari respirator sebagai alat bantu nafas, infus untuk memasukkan makanan, juga diberikan coctail of drug untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya yang nyaris tidak terbentuk. Dalam 3 bulan pertama ia mengalamai masa masa yang sangat sulit karena dokter khawatir Kimberly akan mengalami kebutaan, tetapi perawatan menggunakan teknologi laser bisa meminimalisir resiko kebutaan itu.
Kimberly bayi terkecil di dunia

kimberly


Petra Mueller, 38 th, yang selalu berada di sisi tempat tidur putrinya ketika dalam perawatan intensif di University Clinic di Goettingen, hanya diperbolehkan untuk menyentuh dengan jarinya.
“Itu adalah hal terindah saat dia memgang  jari saya dengan tangan mungilnya,” kenangnya.
“Dia seperti beruang kecil yang mencengkeram ranting pohon, hanya tergantung di sebuah batang untuk bertahan hidup seolah-olah dia mengatakan” Jangan tinggalkan aku, mami “.
Kesempatan hidup dari bayi prematur seperti ini hanya 1 : 1000 dan Kimberly telah memilih yang 1 untuk memenangkan kehidupnya.  “Bayi sekecil ini biasanya tidak memiliki kesempatan,” kata Dr Oliver Moeller, spesialis jantung yang merawatnya. “Kami sangat beruntung bahwa dia hidup,  saya belum  pernah mengalami kasus seperti ini.. Kami memiliki banyak keberuntungan … banyak.”
Kimberly adalah bayi terkecil yang pernah lahir di Jerman dan termuda untuk bertahan hidup.
Setelah enam bulan dirawat dengan sangat intensif dia diperbolehkan meninggalkan rumah sakit dan berkumpul dengan kedua orangtuanya Petra Mueller dan Andreas di Hanover Jerman. Ketika ia sampai ke rumah berat badannya sudah mencapai 2,5 kg dengan panjang  43 cm. Perjalanan hidupnya pada minggu-minggu mendatang dia harus terus diberi makan artifisial dan akan perlu banyak oksigen agar paru-parunya terus berkembang.
Bayi terkecil di dunia yang masih hidup diketahui adalah Rumaisa Rahman yang beratnya hanya 243 gram (8,6 ounce) pada saat ia dilahirkan di Chicago pada tahun 2004

Kimberly setelah menjalani 6 bulan perawatan intensif



 Bukan hanya di luar negeri saja loh sobat.. di Indonesia pun tentu gak terhitung jumlah bayi yg terlahir tidak sempurna.Di jambi lahir seorang anak bayi yg memiliki fisik tak sempurna.Selain bibir yg sumbing,mata bayi ini pun berada di posisi menyamping dgn hidung yg tak terlihat.susunan gigi yang berantakan dgn gusi yg memerah ditambah jemari kaki dan tangan yg tidak sempurna jumlahnya.Astafirulloh.. semoga bayi bayi tak berdosa ini bisa menjalani hidupnya dgn penuh kebahagiaan..orang tua mereka dapat menerima ketidaksempurnaan mereka tanpa merasa malu dan mengucilkan masa depan mereka.





Dengan melihat segala ketidaksempurnaan mereka,harusnya kita bersyukur ..terlahir sempurna tanpa kurang apapaun juga.nikmatilah itu.Bisa tertawa,gembira dan menikmati dunia ini.Seperti bayi lucu dibawah ini.. Karna tertawa bahagia adalah milik anak anak kita..










Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...