8 September 2015

Karna Status FB, Pemuda Ini Di Hajar Warga Samarinda

Seorang pria babak belur diamuk massa. Namun nasib apes pria yang diketahui bernama Andre Rudiyanto (30) ini bukan karena melakukan pelanggaran hukum melainkan menghina Kota Samarinda di media sosial (Medsos) Facebook. Akibat ulahnya tersebut membuat warga Samarinda geram dan mendatangi Andre saat sedang bekerja di tempat pencucian mobil di jalan Ahmad Yani (Exs Jalan Cendrawasih) Selasa (8/9/2015) sore.

Sekitar pukul 15.30 Wita Andre yang sedang bekerja mencuci motor didatangi 5 pemuda yang bertanya-tanya kepada dirinya tentang siapa pemilik akun yang dalam postingannya tertulis jelas menghina masyarakat Samarinda.

“Saya pertama hanya didatangin lima orang. Awalnya dia tanya sama saya, apa betul kalau saya pemilik akun Facebook. Lalu saya menawab iya, sehabis saya bilang iya, kemudian dari belakang sudah ada yang menghantam saya. Tidak terlalu ingat, Lalu saya dikeroyok oleh banyak orang pada waktu itu,” ungkapnya kepada wartawan.

Andre kemudian dimassa dan mendapatkan bogeman mentah hingga dibalok tepat ke bagian kepala Andre, hingga membuat kulit dijidat Andre terkelupas. Massa semakin banyak pada waktu itu yang geram ingin memukul Andre.

Saat itu Andre menjadi sasaran empuk warga Samarinda yang sangat marah kepadanya. Beruntung polisi bergegas datang dan mengamankan Andre ke Polsek Samarinda Utara.

Saat ditemui, Andre yang diwawancarai mengaku berasal dari Menteng Jakarta. Dia merantau ke Samarinda sejak tahun 2013 lalu. Dirinya membuat status yang berbau hinaan kepada warga Samarinda itu lantaran merasa sakit hati, karena pekerjaan yang dilakoninya sekarang sebagai tukang cuci motor dipandang sebelah mata. “ Saya sakit hati sama orang Samarinda yang menghina pekerjaan saya,” akunya.

Karena itulah kemudian Andre memasang status di Facebook dengan niat ingin mengeluarkan uneg-uneg kekesalannya selama bekerja merantau ditanah orang.
Namun, karena statusnya yang diposting malah menyinggung warga Samarinda, Andre jadi sasaran kemarahan warga Samarinda. Akibat pengeroyokan itu, Andre mengalami luka dibagian kepala. Saat ini Andre diamankan di sel Mapolsekta Samarinda Utara.

Kapolsekta Samarinda Utara AKP Erick Budi Santoso mengatakan akan melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari Andre. ” Kami akan memproses dengan meminta keterangan dari pelaku dan akan melakukan penyeidikan jika kasus ini berbau hukum maka akan kami proses lebih lanjut,”

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...