29 Januari 2012

Tewas Mendadak Setelah Nge-tweet


Perasaan syok mungkin masih membayangi teman-teman Ariane Noelle Patterson. Ya, tidak ada yang menyangka jika hari itu mahasiswi berusia 21 tahun tersebut menghembuskan nafas terakhirnya. Kondisinya kian tragis lantaran Ariane meninggal di hari ulang tahunnya.

Padahal sebelumnya, Ariane baru saja memposting kicauan rasa syukurnya di Twitter. “Thank you God for another year of life,” demikian bunyi tweet terakhirnya, dilansir harian Gaston Gazette.

Namun tak disangka, tak lama setelah itu, mahasiswi Gardner-Webb University di Boiling Springs, North Carolina, AS tersebut langsung kolaps. Tindakan medis darurat pun langsung dilakukan teman-temannya. Kebetulan, saat kejadian itu terjadi, Arianne tengah mengikuti kelas agama di kampusnya.

Tindakan CPR terus dilakukan hingga paramedis datang. Namun sayang, nyawa Arianne tak bisa diselamatkan. Mahasiswi tersebut dinyatakan meninggal di Cleveland Regional Medical Centre di Shelby, AS.

“Teman-temannya menyebut Arianne sebagai sosok yang sangat taat terhadap agama dan baik hati kepada sesama,” tukas juru bicara Gardner-Webb University, Noel Manning dilansir Sydney Morning Herald.

“Saya juga dapat merasakannya, bagaimana Arianne begitu disayangi banyak orang,” imbuhnya.

Ucapan belasungkawa pun membanjir untuk gadis tersebut. Di Twitter, teman-teman Arianne membuat hashtag #PrayersforAriane sebagai bentuk duka cita.

Lalu apa yang membuat Arianne meninggal? Hal itu masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Terutama jika ia pernah memiliki riwayat masalah kesehatan serius sebelumnya
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...