3 September 2015

Karna Jengkel Seorang Muadzin Merubah Lirik Azan Subuh

Seorang bilal masjid (muadzin) di Mesir dilaporkan ke polisi setelah mengubah salah satu lafazh azan Subuh menjadi “as-sholatu khairun min facebook” (sholat lebih baik dari buka facebook).
Hal ini dia lakukan karna jengkel melihat umat islam yang lebih suka main Facebook ketimbang sholat.

Sang bilal dilaporkan ke polisi oleh Kementerian Wakaf Mesir, semacam Kementerian Agama (Kemenag) di Indonesia.

Tindakan tersebut berawal dari laporan penduduk setempat di wilayah Kafr Ad-Dawar, Provinsi Al-Buhairah, memprotes azan sang bilal dengan lafazh yang dibuat-buat tersebut.

Menanggapi kasus tersebut, penasehat mufti Mesir, Dr. Majdi Asyuur, menyebutkan bahwa sesungguhnya umat Islam di Mesir yang menggagas digunakannya lafadz “As-Sholatu Khairun Minan Naum” saat azan subuh dan hal itu dinilai bukan bid’ah.

Asyuur menyatakan bahwa pada masa Nabi Muhammad, azan subuh itu dua kali, pertama untuk membangunkan masyarakat, dan kedua untuk menandai telah masuknya waktu shalat.

Asyur lebih jauh tidak menjelaskan kaitan pandangannya dengan inovasi bilal yang dilaporkan ke polisi tersebut, namun yang pasti saat ini yang muazin itu telah diberhentikan dari menjalankan tugasnya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...