24 Februari 2011

Tips Menghemat Bahan Bakar Kendaraan










Tips Menghemat Bahan Bakar Kendaraan

Harga bensin selalu naik, maka dana untuk berkendaraan pun harus diperhitungkan benar-benar. Sehari mungkin tak terlalu terasa, tapi kalau dihitung bulanan akan kelihatan borosnya.
Apalagi buat mereka yang selalu menggunakan kendaraan pribadinya setiap hari ke kantor, jaraknya jauh lagi, plus ukuran cc mesin mobilnya yang besar. Komplet sudah, potensi borosnya.


Tips Menghemat Uang dengan Mengirit Bensin.

1. Kendaraan umum atau mobil pribadi?.
Setiap mau bepergian, coba bertanya dulu dalam hati, “Apakah saya perlu memakai mobil?”. Kalau jaraknya dekat misalnya, plus macet, plus susah parkirnya., kenapa tak pakai kendaraan umum saja?.
2. Pilih yang cc-nya kecil.
Sebelum membeli mobil, sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu mobil yang irit bensinnya.
Misalnya, yang cc mesinnya kecil, trasmisinya cukup dengan sistem manual, yang 4 silinder, dan mobil yang tak terlalu ramai dengan assesori.
3. Pergilah sekali jalan.
Kurangi berkendaraan pada jarak pendek. Bermobil pada jarak pendek bakal memakan bensin yang lebih boros.
Bila tujuan perjalanan kita dekat-dekat, misalnya mau berbelanja ke mal, ke rumah teman, dll., sebaiknya di “kumpulkan” dulu tujuannya, lalu berangkatlah sekali jalan. Tak perlu bolak-balik.
4. Belilah saat pulang kantor saja.
Jika mau berbelanja barang yang kecil atau sedikit, sebaiknya jangan pergi dikhususkan untuk itu. Belilah barang itu saat pulang kantor, sambil lewat.
Atau pada saat istirahat kantor, kita bisa membelinya sambil jalan-jalan, kan? Jalan kaki, tentu.
5. Hari ini mau ke mal mana?
Biasakan membuat daftar rencana dulu. Hari ini mau pergi ke mana saja. Mau berbelanja ke mal mana. Atur jalannya agar tidak memutar atau bolak balik.


6. Jangan keluar pada jam padat.
Berangkatlah ke tujuan Anda pada saat-saat bukan jam padat. Bila tak terburu-buru benar, Anda sebaiknya ke luar rumah jam 10 an pagi misalnya, di saat lalu lintas lebih longgar.
Banyak berhenti dan mengerem mobil, akan menguras bensin Anda.
7. Jangan-jangan malah tekor.
Bila Anda mau mengejar barang yang lebih murah ke toko tertentu, perhitungkan dulu lebih murahnya berapa banyak.
Kalau Cuma beberapa puluh ribu saja, jangan-jangan hasilnya seri atau malah tekor akibat biaya bensinnya, karena jaraknya lebih jauh, lebih macet.
Belum dihitung kerugian karena hilangnya waktu.
8. Hindari lampu merah.
Hindari jalan yang banyak lampu merah nya.
9. Jangan sering tancap gas.
Berkendaraanlah dengan mantap, tenang dan teratur. Jangan terlalu sering menancap gas.
Dan jangan pula menginjak pedal gas naik-turun dengan seketika karena akan memakan bensin lebih boros.
10. Hindarkan hidup-mati.
Kurangilah mematikan dan menghidupkan mesin mobil. Misalnya, sebentar jalan, sebentar berhenti, atau hidup-mati, hidup-mati.
Tindakan ini akan lebih memboroskan bensin.


11. Cukup satu menit.
Memanaskan mobil cukup satu menit saja, karena memanaskannya lebih lama tak akan membuat mesin lebih baik kinerjanya.
12. Lebih baik dimatikan.
Matikan mesin mobil Anda jika mau berhenti lebih dari satu menit (tentu saja ini tidak berlaku untuk di traffic light, kecuali saat macet yang kelewat lama).
Menghidupkan kembali mesin mobil (setelah di “off” kan), akan lebih hemat bensin daripada membiarkan mobil “on” terus selama beberapa menit.
13. AC kalau perlu aja.
Jika tak perlu benar, jangan menghidupkan AC. Jikalau mungkin, cukup menggunakan kipas angin kecil.
AC akan mengonsumsi bensin lebih banyak dan jarak tempuh per km menjadi lebih pendek.
14. Jangan “asal-jalan”.
Tune up lah mobil Anda sesuai dengan rekomendasi buku manualnya. Mesin mobil yang “asal jalan” biasanya lebih boros bensin, sedangkan mobil yang habis di tune-up biasanya lebih efisien bensinnya.
15. Pompalah sesuai manualnya.
Periksa tekanan angin ban mobil secara teratur. Pompalah sesuai dengan yang dianjurkan oleh pabriknya.
Tekanan ban yang rendah bakal meningkatkan resistensi perputarannya dan mengurangi jarak tempuh per km nya.


16. Jangan kelewat berat muatannya.
Keluarkan segala sesuatu yang membebani mobil Anda. Umumnya, makin ringan mobil, akan makin sedikit bensin yang dibutuhkan.
Misalnya, kelebihan bobot 50 kg saja akan menurunkan penghematan bensin sebesar satu persen untuk rata-rata mobil, dan 1,25% untuk mobil kecil.
17. Balancing.
Jagalah ban depan mobil Anda agar selalu paralel, kiri-kanan dalam keadaan standar (balance). Roda yang sudah tidak sejajar akan memerlukan bensin lebih banyak.
18. Boleh pakai radial.
Pertimbangkan untuk memakai ban radial. Jenis ban ini bisa meningkatkan jarak tempuh mobil 3 – 5 persen per km nya di dalam kota, dan 10 persen di jalan tol. Dan 10 persen lebih bagus pada kecepatan 55 mil per jam setelah ban dipakai 20 menit.
Tapi perlu diingat, jangan mencampurkan ban radial dengan jenis ban standar dalam satu kendaraan.
19. Saringan bensin dan saringan udara.
Gantilah saringan bensin secara teratur. Saringan bensin yang kotor bisa memboroskan bensin.
Juga, gantilah saringan udara jika diperlukan. Saringan udara yang tersumbat akan membuat bensin lebih boros.
20. Cruise control.
Bila mobil Anda dilengkapi dengan cruise control, gunakanlah saat memungkinkan. Ini akan membuat jarak tempuh per km-nya lebih panjang.
Banyak produsen mobil menganjurkan untuk tidak memfungsikan alat ini pada lalu lintas yang macet atau jalan yang basah, demi keselamatan.


21. Bebas ongkos kirim.
Dalam mengorder barang, gunakanlah telepon. Dan mintalah dikirim ke rumah jika bebas ongkos kirim dan tokonya sudah bisa dipercaya.
Barang elektronik dan peralatan rumah tangga ada yang ditawarkan bebas ongkos kirim untuk jarak tertentu. Barang kebutuhan bulanan juga kadang bisa diantar bebas biaya.
22. Teleponlah dulu.
Untuk barang-barang tertentu, teleponlah dulu untuk menanyakan ketersediaannya. Barang yang tidak umum kadang habis stoknya.
Jadi, lebih hemat bila ditelepon dulu dibanding harus memutar toko satu dan lainnya.
23. Pesan lewat e-mail.
Zaman sekarang, memesan barang lewat e-mail, internet, juga sudah biasa dilakukan. Pesanlah untuk barang-barang yang kualitasnya relatif sudah standar seperti buku bacaan dll.
24. Periksa waktu isi benin.
Biasakan memperhatikan jarum penunjuk volume bensin setiap mengisinya. Saat ini tak sedikit SPBU yang nakal dalam menjual bensin. Apakah kurang volumenya atau kualitasnya rendah (dicampur minyak tanah).
Semua itu bakal membengkakkan biaya bahan bakar.

Sumber : (Undang A. Halim)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...